Parenting Dan Motivasi, Penguatan Peserta Didik Jelang Usbn

Parenting Dan Motivasi, Penguatan Peserta Didik Jelang Usbn

Guru dalam memotivasi belajar siswa harus memilih cara pendekatan belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan efektif untuk mencapai sasaran. Bagaimana cara guru memandang suatu persoalan, konsep, pengertian dan teori apa yang digunakan dalam memecahkan suatu kasus, akan mempengaruhi hasilnya. Suatu masalah yang dipelajari oleh dua orang dengan pendekatan yang berbeda, akan menghasilkan kesimpulan yang tidak sama. Norma-norma sosial seperti baik, benar, adil dan sebagainya akan melahirkan kesimpulan yang berbeda dan bahkan mungkin bertentangan bila dalam cara pendekatannya menggunakan berbagai disiplin ilmu.

Moch Soleh selaku guru kelas 6.A menganggap kegiatan ini sangat bagus dan perlu dipertahankan karena membangkitkan semangat belajar peserta didik yang mulai menurun dan jenuh. Selain itu orang tua juga akan tahu peran penting dan tugas mereka untuk mendukung keberhasilan putra/putrinya. Pupuklah selalu para siswa dengan motivasi dan kritikan yang membangun psychological mereka. Dengan mental yang kuat maka akan dapat mempengaruhi hasil belajar di sekolah yang lebih baik lagi. Karena kebanyakan siswa sekarang ini memiliki mental yang lemah. Motivasi dan kritikan sangat dibutuhkan di sekolah dengan tujuan agar mental siswa lebih peka lagi dengan apa yang kurang dan apa yang lebih dari mereka sehingga dapat mempengaruhi hasil belajarnya.

Sementara Nuryati Wahyuningsih guru kelas 6.B menambahkan kegiatan motivasi ini sangat efektif dan dibutuhkan bagi peserta didik dalam menyongsong ujian. Ambilah sisi positif dari kita memberikan sebuah motivasi dan kritikan tersebut. Kita sebagai guru pasti menginginkan agar para siswa menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Baik dari sikapnya, cara belajarnya, maupun dalam hasil belajarnya.

Meski demikian, orientasi guru dan siswa tersebut dapat dipersatukan melalui tujuan instruksional. Belajar adalah proses untuk mengetahui sesuatu, jadi bagi Parent Pinters jangan menargetkan hal-hal berlebihan atas kemampuan anak jika tak sesuai dengan kenyataan. Mempersiapkan diri untuk selalu replace isu nasional dan world adalah langkah awal meniti karir sebagai PR.

Motivasi ekstrinsik ini, hanya akan efektif jika motivasi intrinsik siswa mengalami perubahan dengan sendirinya melalui sejumlah pengalaman. Maka, seorang guru sebaiknya tidak terlalu terpaku merencanakan motivasi eksternal yang terlalu berlebihan, agar tidak membuat siswa hanya membeo tingkah laku atau kemampuan yang dimilikinya. Memiliki kesehatan mental yang baik adalah kunci untuk perkembangan yang baik pada anak. Anak-anak membutuhkan kesehatan psychological agar mereka dapat merasa nyaman dengan diri mereka sendiri, membangun hubungan yang sehat dengan orang lain dan menikmati hidup.

I mean, siapa yang tahu, ‘kan, tiba-tiba kamu sakit flu atau batuk, kamu nggak perlu bikin orang tua khawatir dan mengirim uang buat beli obat karena kamu sudah membelinya dengan uang tabunganmu sendiri. That’s why, nggak ada salahnya kalau dalam resolusi tahun barumu kali ini, kamu memasukkan listing buat lebih sering mengobrol dengan orang tua . Jangan sampai karena sibuk dengan kegiatanmu, kamu malah semakin jauh dengan orang tua dan menyesal di kemudian hari. Selain kamu melakukan kegiatan yang lebih positif, badanmu juga jadi lebih aktif karena sering bergerak. Maka dari itu, mulai tahun ini jangan keseringan rebahan lagi, deh! Daripada cuma rebahan yang bikin kamu bermalas-malasan, mending kamu cobain saja manfaat dari melakukan kegiatan-kegiatan positif.

Belajar untuk lebih rajin dan membangun mentalitas

Pelatihan psychological tak akan berjalan baik jika perawatan tambahan tidak dijalankan dengan baik pula. Untuk memenuhi fisiknya, anda perlu memberikan kacer anda multimineral seperti fowl mineral yang memembantu memenuhi asupan zat mineral dalam tubuh. Selama melakukan pelatihan mental, jangan coba-coba untuk merubah bentuk dan segala isi dari sangkar. Jika di ubah-ubah, kacer bisa bingun dan perlu waktu lagi untuk beradaptasi dengan rumah barunya.

Menghirup udara di luar ruangan bisa membantu meredakan stres. Ketika mempersepsikan diri dengan sudut pandang positif, seseorang jadi memiliki tambahan kekuatan untuk mengerjakan sesuatu. Jika tidak memungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung, coba manfaatkan teknologi dengan media sosial dll. Alih-alih menyendiri, coba sesekali luangkan waktu bersama teman atau keluarga. Si Kecil belum bisa memilih hal-hal rumit, Mama bisa memberikan pilihan menu makan apa yang si Kecil inginkan untuk makan siang atau baju apa yang ingin dipakai ketika ingin bepergian. Sikap psychological yang seolah terlihat positif justru bisa menjebak Anda.

Misalnya dengan memberi nilai, pujian, atau kata-kata penyemangat. Dengan begitu, mereka akan merasa usahanya dihargai dan jadi lebih semangat untuk mengikuti pembelajaran di rumah. Banyak sekali perbedaan pandangan orang tua zaman dulu dan sekarang. Contohnya saja dalam hal pendidikan; orang tua zaman dulu berharap anaknya dapat belajar dengan giat dan rajin agar nilai lebih baik, karena nilai adalah salah satu faktor dari kesuksesan. Namun orang zaman sekarang berpikir, jika anak hanya perlu ijazah untuk menjadi sukses karena anak yang pintar akan mengetahui resiko. Salah satunya karena kurangnya dorongan serta peran orang tua dalam proses belajar anak.

Leave a Reply